Laman

Jumat, 20 Oktober 2017

#KisahPahlawanIman: Roy Pontoh, Martir kecil berjiwa Besar

Kerusuhan di Ambon telah menelan banyak korban jiwa. Roy
Pontoh adalah salah seorang remaja Kristen yang mati pada
usianya yang masih belia, 15 tahun, karena imannya kepada Kristus.
Sepulang mengikuti sebuah retreat remaja di Field Station
Fakultas Perikanan Unpatti di Hila bagian utara pulau Ambon,
imannya diuji.
Di tengah-tengah perjalanan, rombongan terjebak
oleh kerusuhan pertama antar umat Muslim dan Kristen sehingga
mereka harus terhenti di tengah jalan.
Pada saat itulah mereka didatangi oleh sejumlah orang
bersenjata yang memaksanya menyangkal Kristus. Roy Pontoh menjawab, “Beta Laskar Kristus!” (artinya: Saya Laskar Kristus, yang
juga menjadi tema retreat). Mendengar jawaban itu, kalaplah sang penyerang yang kemudian mengayunkan sebilah pedang menyabet tubuh Roy. Roy tersabet dan mencoba bertahan. Ia dipaksa lagi oleh penyerang untuk menyangkal imannya. Namun, jawabannya tetap, “Beta Laskar Kristus!” Tak ayal sabetan pedang pun kembali diayunkan ke tubuhnya, merobek perutnya. Seketika itu pula ia pulang dan disambut oleh Bapa di Surga dalam kemuliaan-Nya. 􀂉

Tidak ada komentar:

Posting Komentar