Umat Muslim sering menggunakan Injil Barnabas untuk membela kenabian junjungan mereka.Pertanyaan yang patut direnungkan: Apakah hanya karena ada ayat yang menyatakan kenabian Muhammad, lalu kitab tersebut layak dipercaya tanpa terlebih dahulu memeriksa kebenarannya? Bagaimana dengan ayat-ayat lain di “Injil” Barnabas yang tidak sejalan dengan Al-Quran. Apakah umat Muslim juga bisa mempercayainya?